Artikel by: Marinus Moy Yumai Majelis Rakyat Papua (MRP) memegang peran sentral dalam menjaga, melindungi, dan memperjuangkan hak-hak dasar Orang Asli Papua (OAP). Salah satu aspek penting dari identitas OAP adalah marga—sebuah simbol kekerabatan, sejarah, dan warisan budaya yang tidak hanya memiliki nilai sosial, tetapi juga dimensi hukum dan politik yang kuat dalam konteks Otonomi Khusus di Papua. Di tengah perubahan sosial yang cepat, muncul kekhawatiran terhadap praktik pemberian marga kepada pihak non-OAP secara sembarangan. Hal ini bukan sekadar persoalan administratif, tetapi menyentuh jantung eksistensi budaya OAP. Oleh karena itu, MRP perlu bersikap tegas dan konsisten dalam mengatur serta mengawasi pemberian marga ini. Menjaga Keaslian Identitas OAP Marga adalah jati diri. Ia mengikat seseorang pada satu komunitas adat tertentu dan menjadi bagian dari struktur sosial yang diwariskan secara turun-temurun. Ketika marga diberikan kepada non-OAP tanpa melalui mekanisme a...